Wednesday, October 17, 2012

Kolase #23 : 30 Juli 2012. Batu Bedhil.


Setelah kemarin saya menyapa lautan, hari ini saya cuma di pondokan mengerjakan papan SD. Sementara personil geng Munsang yang lain mengerjakan gapura dan mengurusi keperluan pameran Desa Sungai Padang tanggal 4-5 Agustus di Tanjung Pendam. Nah, biar tetap seru, kali ini saya akan memperkenalkan salah satu pantai di Sungai Padang. Perkenalkan, pantai Batu Bedhil J
 

Pantai ini disebut Batu Bedhil karena sering terdengar suara ledakan meriam dari pantai ini. Entah suara itu dari mana, tapi menurut legenda, suara itu merupakan suatu isyarat dari penunggu tempat ini. Silakan percaya atau tidak hehe. 
Untuk sampai ke pantai ini, harus melewati jembatan Sungai Padang lalu menyusuri jalan setapak yang menawarkan pemandangan area bekas tambang timah dan membelah hutan selama 15 menit. Seperti yang terlihat di foto, pantai ini dikaruniai bebatuan besar yang bikin penasaran, gimana caranya mereka bisa sampai sini? Batu-batu inilah yang menjadi daya tarik utama Batu Bedhil. Pantainya memang berpasir putih, tapi tidak begitu luas. Meski begitu, pantai ini dilindungi jajaran batu raksasa, jadi bisa berenang dengan leluasa tanpa perlu mengkhawatirkan terseret ombak. Sambil berenang, kita bisa melihat dua pulau yang tidak jauh dari pantai. Ya tapi kalo mau ke sana harus naik kapal juga hahaha.

Foto-foto dalam posting ini diambil oleh Pulung yang sedang menjalani syuting video pariwisata bersama teman-teman lain. Videonya pernah saya posting di sini.


spot berenang dengan ombak yang tenang
 

Love,



No comments:

Post a Comment